Aug
16
2011

Semua Manusia Punya Hobi Menulis !

Alhamdulillah Romadhan sudah dapat 15 hari. Semoga dipertengahan Bulan yang istimewa ini kita selalu berupaya meningkatkan kualitas iman kita. Aamin.

Pada postingan kali ini saya ingin bicara sedikit tentang enaknya jadi penulis.

Tulis-menulis bukanlah hal yang begitu menakutkan. Kegiatan menulis sebenarnya telah mewarnai kehidupan kita sebelumnya. Baik disadari atau tidak, kita semua sudah bisa menulis sejak kita masih kecil.

Dulu waktu kecil kita sering corat-coret tembok, kertas, pakaian bahkan kadang-kadang coret tubuh atau muka. Semua itu -dulu- kita lakukan tanpa harus belajar menulis dari pakarnya serta tidak pernah mengeluhkan hasil coretan tersebut meskipun tidak sedap dipandang mata.

Manusia diciptakan memiliki tugas yang samayaitu menjaga ilmu Allah SWT. Nah, untuk menjaga ilmu tersebut maka kita perlu banyak membaca, menghafal dan menuliskan ilmu tersebut. Jika ilmu hanya dibaca dan dihafal yang terjadi malah akan cepat hilang. Dengan menuliskan ilmu-ilmu yang kita punya, sebenarnya kita telah menjaga ilmu tersebut.

Tapi fakta di lapangan saat ini, baik pelajar SD maupun mahasiswa bahkan doktor ternyata masih “phobia” dengan menulis. Menurut sebagian besar dari mereka, menulis itu kegiatan yang amat sulit dan hanya bisa dilakukan oleh orang-orang tertentu.

Jika kita cerdas dan bersikap kritis, seharusnya kita merenungkan kembali masa kecil kita dulu. Bukankah kita dulu sudah hobi menulis (corat-coret)? saya pernah berdiskusi tentang masalah ini kepada teman-teman, namun jawaban mereka adalah yaa, itukan masa kanak-kanak, masa bermain. Sekarang kan sudah dewasa maka tulisan harus mencerminkan pikiran kita.

Dari jawaban tersebut bisa disimpulkan begini. Ternyata kita belum sadar bahwa setiap hari kita punya hobi yang sama seperti masa kecil dulu yaitu “menulis”. Percaya atau tidak, mari kita buktikan.

Saat ini sudah bisa dipastikan bahwa hampir 80% penduduk di dunia punya HP. Nah, pada hakekatnya HP berfungsi sebagai alat komunkasi yaitu dengan menelpon atau SMS. Apakah SMS bukan kegiatan menulis?. Contoh lainnya, Jika anda seorang ibu rumah tangga, sebelum memasak apa yang sering anda lakukan? belanja, sebelum belanja apakah anda tidak menuliskan bahan belanjaan?, apakah ini bukan menulis?.

Dari contoh singkat tersebut kita bisa simpulkan bahwa apapun jabatan kita tentu tidak lepas dari kegiatan menulis. Jika sekarang anda menyadarinya, kenapa tidak anda kembangkan? Tentu akan menjadi lebih mengasyikkan lagi apabila kita menulis dan tulisan kita dibaca orang banyak.

Karena ini adalah postingan singkat maka pembahasan selanjutnya akan mengupas tentang “Asyiknya menjadi penulis”. Insyaalloh

Related Posts

About the Author: mohammad ismail

1 Comment + Add Comment

  • Saya sendiri baru menemukan indahnya menulis saat saya kuliah. Sayang sekali ya, saya merasa agak terlambat. Tapi, tak ada salahnya saya mulai menulis hingga tangan tak sanggup lagi. :D