3
2011
Wafatnya Pengusaha Besar Arab Saudi: Osama bin Laden
Osama, begitulah masyarakat dunia mengenal sosoknya yang identik dengan terorisme yang kental dengan kelompok al-Qaedah. Osama bin Laden merupakan anak ke-17 dari 52 bersaudara Mohamed bin Laden. Ayah Osama bin Laden adalah pengusaha kaya raya di Arab Saudi yang menempuh kesuksesannya lewat jalan berbisnis.
Sejak meninggalnya ayah Osama, ia mewarisi bisnis dan aset yang bernilai jutaan dolar. Dana yang banyak dihasilkannya melalui bisnis konstruksi perminyakan ini mengantarkan dirinya sebagai pengusaha sukses yang memiliki relasi bisnis yang terbilang sangat besar.
Dari berbagai sumber diketahui bahwa ayah Osama bin Laden ternyata memiliki relasi bisnis dengan mantan presiden Amerika yaitu Josh Bush. Kabarnya, mereka terlibat kesepakatan bisnis skala besar yang akhirnya menimbulkan perpecahan antara kedua pihak.
Mengapa Osama bin Laden menganut garis keras?
Pertanyaan ini mungkin sedikit orang yang mempertanyakannya. Jika dilihat dari sejarah bisnisnya, Osama lebih dikenal dengan peran pengembangan usaha warisan ayahnya. Karena ada beberapa gesekan bisnis dari pihak relasinya di Barat akhirnya ia mencari solusi sebagai pemberantas kejelekan praktek bisnis yang dilakukan relasinya tersebut yang tidak lain adalah orang Barat itu sendiri.
Radikalisme Osama bin Laden
Osama mendirikan al-Qaedah ketika saudara tiri Osama meninggal. Inilah yang menjadi faktor penting dalam proses radikalisme Osama. Adapun yang mempersenjatai Osama dan al-Qaedah (menurut Steve Coll dalam buku “The Bin Ladens”) adalah Badan Pusat Intelijen AS (CIA AS) termasuk juga yang melatih para mujahidin.
Menurut Osama, masyarakat islam adalah korban terorisme global yang didalangi oleh Amerika. Hal inilah yang menjadikan semangatnya untuk memerangi Negara Barat.
Osama, yang menjadi buronan nomor satu di dunia oleh Amerika telah menyita perhatian masyarakat global sejak terjadinya serangan teroris 11 september 2001 ke menara kembar WTS dan Pentagon. Kejadian yang menewaskan 3000 lebih orang tersebut sebenarnya masih belum terbukti apakah benar-benar Osama yang melakukannya.
Tidak adanya bukti bahwa Osama yang melakukan penyerangan tersebut ternyata bisa ditutupi dengan sejuta kelicikan Amerika dan Zionis dengan berbagai alasan supaya Osama seakan-akan menjadi orang yang bertanggung jawab atasnya.
Wafatnya Pengusaha Besar : Osama bin Laden
Kekayaan Osama tidak dapat dipungkiri lagi. Berbagai macam gedung di Arab Saudi dibangun olehnya untuk mengembangkan usahanya. Orang yang menjadi buronan Amerika sejak 10 tahun itu kini dikabarkan tewas pada serangan yang dilakukan oleh pasukan khusus Amerika di tanah Pakistan pada tanggal 01 Mei 2011.
Osama yang diketahui “anti teknologi” ternyata telah membangun rumah senilai USD 100 yang didalamnya tidak ada satu pun teknologi. Hal inilah yang menimbulkan kecurigaan dari pihak militer Pakistan yang kemudian diselidiki dan tenyata rumah mewah tersebut adalah tempat persembunyian Osama bin Laden.
Meskipun Osama anti teknologi ternyata tidak menjadikannya rugi dalam bisnis. Osama bisa mengembangkan bisnisnya melalui orang-orang kepercayaannya dalam mengolah bisnisnya.
Wafatnya Osama sendiri sebenarnya masih meninggalkan kejanggalan. Adapun kejanggalannya menurut pengamatan saya yaitu
a) Apakah Osama benar-benar telah terbunuh? kenapa tidak ada bukti atau publikasi jenazahnya satu pun. Sebab gambar yang beredar di media massa dan di internet hampir semuanya sama atau hanya kepalanya saja.
b) Osama adalah buron nomor satu Amerika, Jika benar-benar terbunuh kenapa langsung dibuang ke laut?.
c) Bisa jadi ini adalah rekayasa Amerika, hal ini seperti yang pernah diberitakan bahwa Osama telah meninggal akibat sakit jantung tapi terbukti salah.
Melihat tidak adanya publikasi informasi jenazah, pembuangan jenazah ini terasa sangat janggal. Maka hendaknya kita lekas mengambil keputusan kemudian mempercayai omongan Amerika pembohong.
Terlepas dari sejarah teror yang dilakukan kelompok Osama, kita bisa melihat sisi lain darinya yaitu jiwa pebisnis yang mengalir deras sehingga menjadikannya pengusaha besar. Memang sangat minim orang yang mengulas jati dirinya sebagai pengusaha karena telah ditutupi oleh figur terorisnya.
Artikel ini saya sajikan untuk mengenang peran osama bin laden yang tidak pernah takut terhadap ancaman barat. Saya menilai masih banyak sisi positif yang dapat diambil dari sosok osama bin laden seperti jiwa pengusahanya, jiwa mujahidnya serta kepiawaiannya mengatur organisasi besar.
Bagi anda yang memiliki informasi tentang jiwa pengusaha osama bin laden silahkan di share di kolom komentar, supaya bisa dimanfaatkan sesama kita. Atau sekedar ingin berbagi senyum juga silahkan di postkan.
2 Comments + Add Comment
Page Rank
Advertisment
Categories
- Affiliate Marketing
- Article Contest
- Artikel Marketing
- Artikel Umum
- Bisnis Franchise
- Bisnis Online
- Blogging
- Catatan Harian
- Entrepreneur
- Ide Bisnis
- Marketing
- Motivasi Bisnis
- Opini
- Peluang Usaha
- Renungan
- Review Pengusaha
- Strategi Marketing
- Tips Berbisnis
- Tips Marketing
- Tips Menulis
- Toko Online
- Tulis Menulis

An article by





Saya juga melihat kejanggalan tersebut , semoga kebenaran terungkap
turut belasungkawa nih… Siapapun orangnya mau kaya mau miskin akan meninggalkan dunia