24
2011
Anda Pun Bakat Menulis Shob !
Tidak rugi kiranya saya kenal dengan Pak Jonru. Meskipun hanya lewat online rasanya jiwa penulis Pak Jonru ikut mempengaruhi semangat saya. Menulis, itulah kata kerja yang selama ini saya sukai, sejak kecil saya memang hoby menulis, mulai dari menulis di dinding hingga nulis di laptop.
Orang bilang menulis itu adalah bakat, bisa jadi demikian nyatanya apabila seseorang secara sengaja mengasah pribadinya untuk menulis. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi orang yang “merasa” tidak berbakat.
Menulis adalah kegiatan yang paling mudah, murah, dan menyukseskan. Siapa yang tidak tahu akan hal itu, dengan menulis kita bisa membeli apa saja yang kita inginkan, dengan syarat selalu membiasakan diri dengan menulis. Menulis bukan untuk dipaksakan akan tetapi harus dibiasakan. Suatu kebiasaan akan menjadikan diri kita berbakat akan suatu tindakan.
Ketika saya merenungkan paragraph di atas sebagai bentuk evaluasi akan kegiatan menulis saya yang akhir-akhir ini mengalami penurunan volume semangat. Sebenarnya, menulis itu asyik dan akan lebih membanggakan pula ketika tulisan kita diakui oleh pembaca. Yang saya maksud dengan “diakui” yaitu pembaca paham akan maksud tersirat dari tulisan kita.
Berbicara tentang tulisan yang diakui saya teringat sharing_an dari Pak Jonru yang seringkali menyuarakan untuk menulis buku. Ya, menulis buku inilah yang masih ingin saya kejar. Setelah mencoba untuk menorehkan tinta dengan tujuan supaya bisa diterbitkan, akhirnya saya menyerah setelah mengalami beberapa kesulitan yang saya rasa “Agak sulit” untuk dikembangkan.
Menurut saya, kesulitan dalam menulis buku adalah kurangnya ilmu saya tentang strategi menulis buku dan perencanaan pasar/pembacanya. Hal inilah yang membuat saya sampai sekarang belum berani meneruskan proyek buku yang sedang dalam perjalanannya.
Tulisan ini hanya untuk menyuarakan hati yang sedang mengalami kegalauan akibat dari berhentinya suatu kebiasaan menulis. Setelah saya pikir, jika suara hati saja bisa ditulis seperti ini bagaimana bisa orang lain bilang “saya tidak berbakat dalam menulis”.
Soo, bagi shobat yang ngerasa belum biasa menulis, keep spirit in writing.
16 Comments + Add Comment
Page Rank
Advertisment
Categories
- Affiliate Marketing
- Article Contest
- Artikel Marketing
- Artikel Umum
- Bisnis Franchise
- Bisnis Online
- Blogging
- Catatan Harian
- Entrepreneur
- Ide Bisnis
- Marketing
- Motivasi Bisnis
- Opini
- Peluang Usaha
- Renungan
- Review Pengusaha
- Strategi Marketing
- Tips Berbisnis
- Tips Marketing
- Tips Menulis
- Toko Online
- Tulis Menulis

An article by





Mas Jonru memang gurunya tulis menulis, Mas..
Setuju banget mas.
ternyata blog na agan mantapz juga ya, masih ingat kan dengan judul artikel Dahsyatna Doa Ortu yang ada di bahasaislam.com tu ??nah dari situ ane dapat link blog ne..eh ternyata setelah mengakses blog ne, ane jadi ingat ma blog na om jonru..tema blog om jonru ma blog ne kok sama ya..
ane juga masih dalam tahap menulis ya walau masih blepotan dalam segi tulisan tapi yang penting belajar lambat laun kita juga lahai dalam menulis..ups komen ane kepanjangan ya..sorry gan kepanjangan..xixixixix..
moga proyek buku na lancar dan jadi best seller..
Masalah thema memang bisa saja banyak yang sama soalnya kn gratisan. hehehe anda pun bisa ko’ make’ thema ini. Yang penting kan isinya mas. ya g?
Panjang2 gpp mas asal bukan nyepam. makasih atas doanya. aamin
sama2 gan..kok blog ismail yang satu na ga bisa di akses tu boz ??
Kl saya tidak berbakat dalam menulis apalagi tata bahasanya,,jauh dengan anda, kl saya lebih mengungkapkan mungkin.
Untuk tata bahasa apakah perlu dalam menulis?
Kalo tata bahasa itu sangat diperlukan apabila kita sudah mulai serius dalam menulis buku, artikel di media massa atau artikel seminar, tapi untuk membiasakan ya tata bahasa jalanin aja seperti biasa biar mengalir sendiri nanti juga bisa terbiasa sendiri ko’. itu menyesuaikan saja dengan kebutuhan.
menulis itu memang kebiasaan,
kalau sudah terbiasa, lama-lama jadi kebutuhan.
kalau sudah butuh untuk menulis otomatis butuh juga akan ilmu atau wawasan.
akhirnya mendorong untuk membaca.
membaca -menulis-membaca-menulis … mahir jadinya.
kendalanya cuma satu … males! <—- ini saya banget
Waaah mas cayo udah paham betul konsep sukses jadi penulis. hehehe
Kalo masalah kemalasan saya punya tips mas, pegang polpen n kertas setiap saat. Hal itu pasti akan menuntut anda untuk menuliskan sesuatu.
“…tulisan ini hanya untuk menyuarakan hati yang sedang mengalami kegalauan akibat dari berhentinya suatu kebiasaan menulis…”
Sama mas Ismail, problem pribadi saya ketika menulis juga seperti itu. Namun, dengan kehadiran blog-blog inspiratif dan website yang jempolan, seperti punya Pak Jonru dkk, mas Ismail, dan mas-mas lainnya, segera muncul semangat baru.
Salam kenal
Senang bisa berbagi pengalaman dengan anda mas. semoga bermanfaat.
om jonru emang guru saya dapet inspirasi ngeblog salah satunya dia sob
nice artikel nie
Menulis adalah hal yang tidak sulit, tetapi menulis secara konsisten itu yang agak sulit, perlu kegigihan unruk melakukannya, saya juga dalam proses menulis sebuah buku, bahkan gambaranya saja saya belum tahu, tetap semangat menulis..
NB : kalau boleh komentar lagi, background biru membuat artikel yang dberi link , jd kurang bs dbaca alias gak kliatan, , atau laptop saya aja ya?
salam Simpel sukses
Ralat, Ternyata Loadingnya tadi belum selesai, kliatan kok, ternyata backgrounya putih.. thanks ..
Ah, sama mas, saya juga pengen banget menulis buku, tapi kok rasanya ada yang bikin berat gitu >.<