Feb
7
2011

Mau Sukses? Tiru Metode “Raja Jiplak Dunia”!

Berbicara mengenai kesuksesan, kita tidak dapat terlepas dari usaha yang menjadi syarat mutlak meraih sukses tersebut. Telah banyak orang sukses di dunia ini yang bisa digunakan sebagai sumber inspirasi. Mereka menempuh jalan suksesnya pun dengan berbagai macam upaya yang berbeda antara yang satu dengan yang lain.

Cina, sebuah negara yang baru saja mengalami pergantian tahun pada bulan Februari. Siapa yang tidak kenal dengan satu negara ini, baik dari bidang ekonomi maupun teknologi yang saat ini sempat diisukan akan mengungguli negara adidaya (Amerika) sebelum tahun 2030.

Negara cina maju karena mereka memiliki SDM yang kreatif. Kreatif dalam banyak hal tentunya, sampai-sampai mereka terlatih dan sangat unggul dalam hal “Jiplak Menjiplak Karya”.

Kita tentu tidak asing lagi dengan produk-produk karya Cina, sebut saja dalam jenis mobile, HP Nexian yang berhasil merebut pasar BlackBerry. Ternyata ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja, di negara lainnya pun pasar HP jenis BB ini kalah dengan pasar Nexian yang selalu muncul produk terbarunya.

Bahkan, hal yang lebih kecil dari itu pun berhasil di sikat oleh mereka. Mulai dari mainan anak-anak, makanan, elektronik dll. Semuanya pasti ada kembaran-kembaran produknya versi Cina.

Memang menjiplak karya seseorang bukanlah pelanggaran hak cipta, sebab yang namanya menjiplak sudah barang tentu ada bedanya sehingga bukan lagi asli karya orang pertama. Nah, ternyata Cina memandang celah kecil ini sebagai peluang sukses dalam berbisnis.

Lalu, bagaimana dengan kita ?

Ini merupakan PR yang wajib direnungkan dan harus segera dilakukan. Untuk itulah saya menulis judul di atas, jika kita mau sukses paling tidak kita juga meniru langkah para peniru handal, daripada diam dan masih membingunkan ide bisnis apa yang bisa anda kembangkan.

Kesuksesan tidak hanya bersumber dari keaslian produk, cukup dengan sentuhan sederhana saja anda sudah bisa membuat produk yang asli milik anda. Ini merupakan langkah awal sebelum anda membuat produk yang lebih besar lagi.

Cina juga begitu, dengan meniru produk orang lain akhirnya mereka bisa mengembangkan ide tersebut menjadi karya yang 100% murni hasil paduan tangan dan akal mereka. Apakah ini bukan hal yang luar biasa? justru inilah yang harus kita pelajari sebagai langkah awal untuk sukses.

Mempelajarinya tidak harus ke Cina donk ya.. hanya dengan mengenal produknya saja kita akan tahu tambahan apa saja yang telah dibubuhkan mereka untuk mengemas produk jiplakan tersebut dengan demikian kita akan mengerti pentingnya menambahkan bumbu baru dalam meracik produk jiplakan.

Metode jiplak negara Cina ini tidak hanya berlaku dalam hal bisnis offline saja. Dalam bidang apapun, jika anda “belum bisa” membuat karya pribadi alangkah baiknya meniru apa-apa yang telah mereka tiru.

Dalam dunia online misalnya. Akhir-akhir ini cina juga telah sukses membangun situs jejaring sosial seperti Facebook yaitu t.sina.com.cn.

Tentu masih banyak lagi yang saya sendiri kurang tahu jelasnya. Postingan ini sekedar sebagai penyemangat kita dalam menggali ide-ide bisnis yang tidak akan pernah habis. Saya yakin setiap kepala pasti punya kreatifitas masing-masing dalam mengembangkan bisnis.

Semoga postingan kali ini dapat menjadi inspirasi kawan semua dalam membangun kesuksesan.

19 Comments + Add Comment

  • setuju .. untuk menjadi suksess tidak perlu menjadi penemu,, cukup sukses dg meniru .. hehheee

    salam :)

    • @fitr4y, Yupz…. tapi ini tidak berlaku untuk selamanya lho ya.. kalo niru terus g berkembang nho.. harus bsa menciptakan hal baru dari hasil niru sebelumnya. siip dah..

  • istilahnya itu ATM… Amati Tiru lalu Modifikasi….

    • @Blog Bisnis Online, Kalo versi saya bukan ATM mas, tapi 3T : Teliti => Tiru => Tambahin.

      sama g tuh ? he..he.e.

  • Saya kurang sukanya dari hasil jiplakan china adalah ketidak awetan dan ketidak amanannya… :) )

    • @Si kucing Bi, Kalo menurut saya, cina memang cuma mau meraup untung sesaat, jika ada yang baru ya di jiplak lagi, masa bodoh dg kualitas. Meraka lebih mengutamakan profit n profit daripada produk yang bagus.

  • Kalau jiplak menjiplak itu wajar asal masih ada perbedaan. Jangan hanya menjiplak.

    • @Jamal Rahmat, Yoi coy… paling tidak itu bisa dijadiin langkah awal sebelum menemukan produk pribadi

  • @mas-tony, Calo copas ya meniru tanpa editing gan,,, ini yg g wajar, seharusnya tuh Copy => Edit / modifikasi => baru di pasarin / di publish

  • kalo uda tiru2 gini saya mah TTA.. Ti ati Aj…hahahaha

    tapi bagus nya cina.
    mereka mengkloning/ meniru tpi tidak mengklaim..
    beda sama negara tetangga kita..hahha..’

    uda g ada apa2 nya maen ngeklaim aj..wkwkw

    slam kenal mas..

    • @Jasa Penulis Content, Saya sependapat dengan agan.

      Salam Kenal juga mas.

  • saya suka njiplak terus di modifikasi agar lebih baik :D ,
    kalau cina jiplak tapi fitur dan kualitasnya dipertanyakan.

    • @willy merdiansyah, Niru taktiknya aja gpp mas ke cina, tapi kreatifitas dan kualitas penjiplakan harus lebih daripada cina lho ya..

  • @kamaropini, Dengan mengetahui kebiasaan dan kesukaan pasar itulah cina merangkah naik untuk segera sukses dan merebut pasar dari yg punya produk aslinya.

  • saya dalam membuat postingan juga ATM mas.. Amati Tiru dan Modifikasi.. toh ide kan gak selalu dari kita.. kita tiru idenya, trus buat postingan dengan gaya bahasa kita :D

    • @tomi, Boleh dan sah-sah aja ko’ mas, jangan khawatir dihujat n digugat selama njalanin ATMnya g ngasal aj tuh.. he..he..

  • Saya meyakini tidak ada satupun ide yang benar-benar baru. Yang ada adalah penyempurnaan dari ide sebelumnya dengan penambahan aktualisasi modernitas. Bahkan kesuksesan Thomas Alva Edison berangkat dari wacana penemuan sejumlah ilmuwan sebelumnya.

    • @Agus Siswoyo, Setuju sekali mas agus, hal ini menunjukkan bahwa manusia selama ini hanya mengembangkan dan mewujudkan secara nyata dari apa yang telah dituntunkan Allah SWT sebagai Sang Khalik melalui al-Qur’an.
      Sehingga manusia mampu menggunakan akal sehatnya dan menampilkan gagasannya.

      Sebut saja kapal. Kapal yang saat ini ada (secanggih apapun) ternyata berarngkat dari gagasan Nabi Nuh (sebagai pembuat kapal pertama kali)dengan tuntunan Allah SWT.

      Kita tidak dapat menafikan hal ini kan mas agus? he..he…

  • [...] Berani untuk sukses bukan berarti harus merasakan kesuksesan dalam waktu yang singkat. Kesuksesan tidak lebih dari sebuah keadaan yang kadang kala bisa menghampiri hidup kita tapi kadang juga menghilang dengan begitu cepat. [...]