Dec
25
2010

6 Macam Tipe Pembeli

Setelah membahas tentang “Spiritual Marketing” saya sempat merasakan “kebingungan” mau menyambung dengan postingan apa, setelah jalan-jalan saya temukan artikel yang cukup bagus dari situsnya Pak Haryanto dan saya rasa layak untuk dibagi-bagi ke teman blogger. Tentunya postingan kali ini masih ada hubungan “kerabat” dengan Strategi Marketing Bisnis.

Langsung saja silahkan dibaca ya…

  1. Pembeli Apatis

Tipe ini adalah jenis orang yang tidak akan pernah membeli apapun, tidak peduli sebagus apapun produk kita, seberapa murah, cenderung sinis, negatif, aneh dan tidak tertarik. Mereka ini biasanya orang punya banyak masalah pribadi sehingga tidak tertarik dengan penawaran kita. Jadi tidak perlu buang waktu terlalu lama dengan tipe ini namun tetap berlaku sopan.

  1. Pembeli Aktualisasi diri

Ini adalah kebalikan dari tipe apatis, pembeli aktualisasi diri mengetahui dengan jelas apa yang ia inginkan, fitur dan manfaat yang ia cari serta jumlah uang yang bersedia ia keluarkan untuk membeli. Jika anda mempunyai apa yang mereka inginkan maka mereka dapat langsung membelinya, saat itu juga tanpa banyak pertanyaan. Tipe ini sangat positif, menyenangkan, dan mudah diajak berurusan. Yang anda harus lakukan membawa produk atau jasa yang dibutuhkannya dan penjualan akan terjadi. Namun tipe pembeli seperti agak jarang ditemui.

  1. Pembeli Analitis

Tipe ini sangat detail dan penuh pertimbangan serta cenderung agak cerewet. Dalam menghadapi tipe pembeli seperti ini butuh kesabaran karena mereka akan banyak bertanya untuk mengumpulkan data dan informasi yang lengkap sebagai sarana pengambilan keputusan. Mereka akan bersikap teliti dan membandingkan dengan produk atau jasa yang lain. Hadapi tipe ini dengan persiapan informasi berupa fakta, grafik, brosur, dsb. Jangan coba melebih-lebihkan karena mereka akan tahu dan akan minta bukti.

  1. Pembeli Penghubung

Tipe pembeli ini sangat peduli dengan apa yang akan dipikirkan atau dirasakan orang lain mengenai keputusan pembelian mereka. Mereka akan peduli bagaimana orang akan berespon terhadap pilihan mereka. Ia akan selalu berusaha membicarakan dulu dengan keluarga, teman dan relasinya sebelum mengambil keputusan pembelian. Biasanya mereka suka bertanya mengenai siapa saja yang pernah gunakan produk atau jasa yang kita tawarkan. Mereka suka berpikir panjang dan bisa tiba-tiba berubah pikiran saat ada orang yang memberi masukan negatif.

  1. Pembeli Penyetir

Tipe ini kepribadiannya seperti direktur. Sangat terbuka, tergesa-gesa, tidak sabar, dan ingin langsung pada inti pembicaraan. Mereka selalu merasa sibuk dan tidak suka banyak basa basi, jadi mereka ingin langsung tahu mengenai produk atau jasa kita dan berapa harganya lalu mengambil keputusan apakah akan membeli atau tidak. Menghadapi tipe ini kita harus gesit dan to the point, penuhi apa yang menjadi kemauan mereka dan jangan buat mereka menunggu.

  1. Pembeli Sosialisasi

Tipe pembeli ini sangat ramah, menyenangkan, suka bicara dan berhubungan baik dengan sales. Kadang mereka terlalu cepat setuju dan membeli asal mereka sudah rasa senang sehingga tidak perhatikan hal-hal detail. Kalaupun mereka tidak ingin membeli mereka akan menolak secara halus bahkan membantu kita mencari pembeli lain.

Dari cara kita mengetahui tipe pembeli, kita tidak akan lagi kesulitan untuk mengatur strategi marketing kita dalam menghadapi calon pelanggan yang bercorak pikirannya. Untuk itulah pentingnya mengetahui pribadi pembeli, tentunya kita harus berbeda pula dalam melakukan pendekatan kepada calon pelanggan tersebut.

==> Sekedar info saja ne yach, bahwa salah satu target saya tahun 2011 nanti, Insyaallah postingannya akan lebih sistematis yaitu “Posting Artikel Dengan Tema Satu Kategori Setiap Bulan”, jadi tidak seperti sebelumnya yang asal posting saja. He..he..

Mungkin ini sedikit nyeleweng dari cara-cara blogger lain yang nulis di blog secara langsung jika ada ide. Nah, saja sedikit berbeda dengan sedikit modifikasi ”cara berfikir” saja yaitu ketika ada ide tetap langsung harus ditulis tapi tidak di posting di blog dulu, cara baru saya ini bertujuan supaya ada tuntutan dalam memperdalam kategori yang telah saya buat sendiri, biar berkembang gitu ilmunya. he… he…

Mungkin ada yang mau nambahin modifikasi cara berfikir saya? Langsung aja di komentarin ya..

16 Comments + Add Comment

  • selayaknya semoga saya bisa menjadi konsumen aktualisasi yang bisa bersosialiasasi…Terimakasih…

  • Oke banget Mas…dengan pemetaan kategori penulisan maka ide pokok postingan bisa diarahkan lebih teratur setiap hari, berkembang lagi setiap minggu dan akhirnya bisa tertib terbit setiap bulannya.
    Sukses ya..
    SALAM hangat dari Kendari…. 8)

    • @TuSuda, Itulah rencana kedepan saya nanti.. mencoba menjadi lebih tertata dan lebi konsen belajarnya.. he..he..

      SALAM hangat kembali dari Lamongan

  • No. 2 dan no.4 hampir sama,ya.. tapi beda karakter…eheheh

    saya lihat blog ini, blog bisnis banget… Mantap nih.. :D

    Semoga ke depan lebih maknyus..:D

    • @bobby, Sengaja spt itu gan…

      Oya, makasih penilaiannya, semoga lancar2 aja dengan gebrakan terbaru. he..he..

  • Harus di-akui atau tidak,saat ini pembeli cenderung sudah sangat “pandai” dan benar benar bisa memilah tentang produk apa dan dari produsen mana yang akan ia beli. belum lagi saat ini,pembeli mudah sekali mengumpulkan informasi sebagai bahan perbandingan atas beragam penawaran harga dan kualitas. saya lebih cenderung menyebut diri saya sendiri sebagai Pembeli Aktualisasi diri. oh ya, saya juga pernah membahas hal yang senada dengan artikel Anda kali ini :
    http://andrysianipar.com/2010/12/the-psychology-of-selling/

  • OOT dulu,

    wah, udah keren nih blognya. udah ada kemajuan. soalnya marketing penampilannya harus Ok, hehe

    sedikit saran, kalo bisa per Paragraf ada jeda supaya enak dilihat dan harus lihay menyisipkan iklan biar tampilan postingan engga terganggu, :)

    Oke. 6 Tipe di atas sering saya jumpai di lapangan walaupun kadang memang saya engga tahu secara jelas rincian tipe-tipenya, ada sedikit ilmu juga sekarang setelah membaca postingan ini, jadi lebih mengenal tipe2 karakter pembeli :)

    • @andi sakab, Keren tapi masih banyak yang harus di utak-atik mas..
      nah, masukan mas itu yang saya pusingin, saya belum bisa menemukan kode buat misahin per paragraf biar agak elokan dikit gto.. he..he.. mungkin mas andi bisa kasih masukan?.

      Jangan lupa berlangganan artikel saya ya mas??? (ngrayu dikit2 ne..)

      • @ismail, oprek CSSnya aja. kalo saya belum pinter tanya mbah atau bloger lain yang jago.

        masalah RSS update so pasti :D

        • @andi sakab, Makasih masukannya gan… pasti di proses ko’ he..he..

  • terus terang..baca artikelnya ga konsen..karena sambil nonton final AFF hehe…

    • @Ratna, Ya terang aja lah… tp g papa.. coz masih untuk nasionalisme

  • Yang repot adalah waktu ketemu pembeli yang suka ngutang. Hehehe…

    • @Agus Siswoyo, Kalau ketemu orang yang suka ngutang, ikat aja ma rante mas lehernya.. ha..ha… biar g bisa lari kemana2,

      Ato kasih stempel dari besi di dahinya, (NGUTANG) gitooooo, (Sadis banget keliatannya).. ha..ha..

  • [...] 6 Macam Tipe Pembeli [...]

  • mantap mas makasih infonya..kalau saya jujur aja kalau ada ide langsung saya tulis hahaha kaanya harus mencontoh blog ini nih hihi
    salam kenal